{"id":3313,"date":"2020-02-27T12:52:13","date_gmt":"2020-02-27T04:52:13","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.flydesk.com\/?p=3313"},"modified":"2020-07-29T03:28:59","modified_gmt":"2020-07-28T19:28:59","slug":"is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/","title":{"rendered":"Apakah Slack alat kolaborasi yang tepat untuk pekerjaan jarak jauh?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"  >Hanya beberapa tahun yang lalu, pengusaha akan menolak gagasan budaya kerja jarak jauh. Namun, dengan munculnya begitu banyak teknologi baru, bekerja dari rumah tidak pernah semudah ini! Kantor fisik tidak lagi diperlukan bagi karyawan untuk menjadi produktif \u2013 pada kenyataannya, kerja jarak jauh sebenarnya meningkatkan produktivitas dan kepuasan karyawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\" >Namun, beberapa pertimbangan perlu dilakukan saat beralih ke budaya kerja jarak jauh. <a href=\"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/2019\/11\/tool-guide-to-communications-for-remote-teams\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Alat khusus<\/a> perlu digunakan untuk membantu kolaborasi dan komunikasi antara anggota tim dan staf manajemen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena semakin populernya pekerjaan jarak jauh di seluruh dunia, saat ini ada beberapa alat yang tersedia untuk tugas khusus ini. Di antara mereka, Slack adalah salah satu yang paling populer. Dalam artikel ini, kita akan membahas pro dan kontra dari platform ini untuk akhirnya menentukan apakah alat kolaborasi ini ideal untuk pekerjaan jarak jauh.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pro #1: Slack secara efektif membantu komunikasi<\/span><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\"   class=\"alignnone wp-image-3317 size-large\"   src=\"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:1024\/h:512\/q:mauto\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/dev.flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1_iQP3TYKk17dBoWycMbsFKA.jpeg\"   alt=\"\"   width=\"1024\"   height=\"512\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"  >Slack benar-benar salah satu platform komunikasi paling nyaman di luar sana. Salah satu masalah terbesar yang dihadapi pekerja jarak jauh adalah berkomunikasi secara tepat dengan anggota tim atau atasan mereka. Slack menyederhanakan proses ini dengan membuat ruang kerja virtual di mana berbagai saluran dapat dibuat untuk membahas proyek tertentu. Ini juga memungkinkan utas dibuat di saluran untuk membahas topik tertentu, yang memungkinkan semua informasi tentang setiap topik berada di satu tempat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"  >Selain itu, Slack menawarkan layanan panggilan audio dan video yang disematkan untuk meningkatkan komunikasi dan menghemat waktu; alih-alih harus beralih ke platform lain untuk mengatur panggilan, Anda dapat dengan mudah melakukannya di Slack itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\" >Secara keseluruhan, kenyamanan Slack berasal dari fakta bahwa ini adalah platform mirip WhatsApp yang ditujukan untuk bisnis. Ini tetap sederhana, terutama platform berbasis obrolan dengan fitur yang dirancang khusus untuk meningkatkan kolaborasi untuk tim jarak jauh.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline;\" ><span style=\"font-weight: 400;\">Pro #2: Slack terintegrasi dengan mulus dengan aplikasi pihak ketiga<\/span><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\"   class=\"alignnone wp-image-3315 size-large\"   src=\"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:1024\/h:711\/q:mauto\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/dev.flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/App-launcher.png\"   alt=\"\"   width=\"1024\"   height=\"711\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa aplikasi pihak ketiga dapat ditambahkan ke ruang kerja Slack Anda, termasuk Google Drive, Google Kalender, Zendesk, Asana, dan lainnya. Aplikasi lain untuk meningkatkan budaya kerja jarak jauh, seperti Taco, juga dapat diintegrasikan ke dalam Slack.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fitur inovatif ini memastikan proyek dapat bergerak maju tanpa penundaan yang tidak perlu karena informasi dikomunikasikan melalui beberapa saluran yang berbeda, seperti yang sering terjadi pada pekerja jarak jauh. Ini juga memastikan tugas yang sensitif terhadap waktu diselesaikan dengan cepat. Dengan mengaktifkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan untuk dikumpulkan dan ditampilkan di platformnya, ini mengurangi kemungkinan kehilangan informasi dan meningkatkan komunikasi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pro #3: Slack mengurangi spam di kotak masuk email<\/span><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ucapkan selamat tinggal pada kotak masuk Anda yang berantakan, karena Slack telah menggantikan email. Tidak perlu lagi bolak-balik melalui beberapa email untuk menyelesaikan masalah, mendiskusikan proyek, atau mengklarifikasi keraguan. Karena kurangnya interaksi tatap muka menyebabkan kotak masuk email menjadi spam, ini tentu menjadi perhatian yang signifikan bagi pekerja jarak jauh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saluran dan utas Slack dengan rapi mengatur semua informasi yang relevan pada setiap topik di satu tempat, membuatnya lebih mudah untuk menemukan apa yang Anda butuhkan sambil menjaga kotak masuk Anda tetap rapi dan rapi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejauh ini, sepertinya Slack adalah alat yang sempurna untuk berkolaborasi dalam pekerjaan jarak jauh. Namun, ia juga memiliki kekurangannya. Mari kita lihat yang terbesar.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline;\" ><span style=\"font-weight: 400;\">Con #1: Slack tidak menggantikan aplikasi kolaboratif terbaik<\/span><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\" >Sementara Slack adalah cara yang bagus untuk menyusun dan mengatur informasi berdasarkan topik atau proyek, itu tidak baik dalam memfasilitasi pengelolaan proyek-proyek tersebut. Sebagai platform berbasis obrolan, tidak ada fitur yang memungkinkan alur kerja dilacak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\" >Ketika datang ke proyek yang lebih besar, masalah ini menjadi lebih jelas. Karena pencapaian dan tenggat waktu tidak dapat dengan mudah dilacak, produktivitas mungkin menurun, dan proyek mungkin tidak selesai tepat waktu. Platform seperti Trello atau Basecamp lebih baik untuk ini, karena mereka memiliki fitur khusus untuk manajemen proyek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\" >Selain itu, teknologi mereka untuk panggilan audio dan video bukanlah yang terbaik. Fitur ini hanya tersedia di versi desktop dan tidak di ponsel. Selain itu, kualitasnya tidak bagus. Karena kurangnya interaksi tatap muka dalam budaya kerja jarak jauh, layanan panggilan video berkualitas sangat penting, jadi Anda sebaiknya menggunakan aplikasi lain seperti Zoom atau Google Hangouts untuk itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\" >Terakhir, notifikasi Slack sulit dikonfigurasi dan tidak selalu muncul, sehingga menghentikan komunikasi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline;\" ><span style=\"font-weight: 400;\">Con #2: Slack menciptakan hubungan impersonal<\/span><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Slack tidak menyelesaikan masalah interaksi pribadi. Manusia adalah makhluk sosial dan orang bekerja lebih baik dalam tim ketika mereka akrab dengan anggota tim mereka. Sifat impersonal dari Slack menyebabkan interaksi pribadi dikompromikan, yang dapat mempengaruhi produktivitas anggota tim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\" >Selain itu, kurangnya interaksi tatap muka membuat manajemen serta anggota tim sulit memahami perasaan orang lain. Masalah seperti merasa kewalahan atau stres, atau bahkan bahagia dan fokus, tidak dapat dikomunikasikan dengan tepat di platform ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Con #3: Slack bisa mengganggu<\/span><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\"   class=\"alignnone wp-image-3316 size-large\"   src=\"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:1024\/h:639\/q:mauto\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/dev.flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/BfPOl3Z.jpg\"   alt=\"\"   width=\"1024\"   height=\"639\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun menggunakan Slack memungkinkan kotak masuk Anda tetap rapi, ruang kerja Slack Anda mungkin menjadi spam dan berantakan. Karena sifatnya yang lebih informal dan berbasis obrolan, mudah untuk membangun pesan. Seringkali, banyak dari pesan ini berlebihan atau tidak berkontribusi pada diskusi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\" >Meskipun Slack memiliki kelemahan, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk meningkatkan pengalaman Anda di platform ini. Mari kita lihat beberapa tip teratas yang dapat Anda ikuti untuk mendapatkan hasil maksimal dari Slack.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline;\" ><span style=\"font-weight: 400;\">Tip #1: Tentukan pedoman penggunaan Slack<\/span><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Slack paling baik digunakan untuk komunikasi sederhana. Anggap saja seperti email Anda, tetapi dengan beberapa fitur tambahan untuk mengatur informasi dengan lebih baik. Faktanya, Slack dapat, dan seharusnya, sepenuhnya menggantikan email Anda ketika membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tip #2: Buat saluran menyenangkan Slack<\/span><\/span><\/h2>\n<p><img data-opt-src=\"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:1024\/h:640\/q:mauto\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/dev.flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/91563-slack-1489017670-9328659.png\"   decoding=\"async\"   class=\"alignnone wp-image-3314 size-large\"   src=\"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:1024\/h:640\/q:eco\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/dev.flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/91563-slack-1489017670-9328659.png\"   alt=\"\"   width=\"1024\"   height=\"640\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini adalah saluran di mana anggota tim Anda dapat mendiskusikan apa saja dan segala sesuatu yang tidak terkait dengan pekerjaan. Ini akan membantu Anda membangun rasa kebersamaan dan tim Anda akan merasa lebih seperti sebuah tim. Dalam budaya kerja jarak jauh, aspek ini sering diabaikan, dan moral tim menderita karenanya. Ingatlah, tim yang akrab dan bersahabat satu sama lain bekerja sama jauh lebih baik daripada yang tidak!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tip #3: Perhatikan siapa yang Anda undang ke setiap saluran Slack<\/span><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak perlu menambahkan orang ke grup tertentu jika proyek itu tidak ada hubungannya dengan mereka. Kurangi kekacauan di ruang kerja semua orang dengan hanya menambahkan mereka ke proyek yang sedang mereka kerjakan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tip #4: Hubungkan Slack ke aplikasi pihak ketiga Anda<\/span><\/span><\/h2>\n<p><img data-opt-src=\"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:1024\/h:640\/q:mauto\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/dev.flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/91563-slack-1489017657-921777.png\"   decoding=\"async\"   class=\"alignnone wp-image-3318 size-large\"   src=\"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:1024\/h:640\/q:eco\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/dev.flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/91563-slack-1489017657-921777.png\"   alt=\"\"   width=\"1024\"   height=\"640\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Integrasikan semua aplikasi pihak ketiga yang digunakan oleh bisnis Anda ke dalam Slack. Ini akan meningkatkan komunikasi dan menghemat waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulannya, Slack adalah platform yang bagus untuk tim jarak jauh untuk berkomunikasi. Sementara aplikasi pihak ketiga lainnya mungkin perlu diintegrasikan dengan platform untuk fungsi seperti manajemen proyek, itu pasti memenuhi fungsinya sebagai alat komunikasi dan kolaborasi. <a href=\"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/get-in-touch\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Menjadi FLYDESKER<\/a> dan dapatkan lebih banyak artikel bermanfaat seperti ini.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Just a few years ago, employers would have rejected the idea of remote working culture. However, with the advent of so many new technologies, working from home has never been easier! A physical office is no longer required for employees to be productive \u2013 in fact, remote working actually improves productivity and employee satisfaction. However,&hellip;<\/p>","protected":false},"author":7,"featured_media":3317,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[73,74,68,67],"class_list":["post-3313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apps","tag-applications","tag-apps","tag-communication","tag-remote-team"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v16.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Is Slack the right collaboration tool for remote work? &mdash; FLYDESK<\/title>\n<meta name=\"description\"  content=\"Is Slack the right choice? While it does have its downsides, it does enhance communication and collaboration between remote workers.\" \/>\n<meta name=\"robots\"  content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\"  href=\"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\"  content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\"  content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\"  content=\"Is Slack the right collaboration tool for remote work? &mdash; FLYDESK\" \/>\n<meta property=\"og:description\"  content=\"Is Slack the right choice? While it does have its downsides, it does enhance communication and collaboration between remote workers.\" \/>\n<meta property=\"og:url\"  content=\"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"FLYDESK\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\"  content=\"2020-02-27T04:52:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\"  content=\"2020-07-28T19:28:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\"  content=\"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:auto\/h:auto\/q:mauto\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1_iQP3TYKk17dBoWycMbsFKA.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\"  content=\"FLYDESK\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\"  content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\"  content=\"6 menit\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Is Slack the right collaboration tool for remote work? &mdash; FLYDESK","description":"Is Slack the right choice? While it does have its downsides, it does enhance communication and collaboration between remote workers.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Is Slack the right collaboration tool for remote work? &mdash; FLYDESK","og_description":"Is Slack the right choice? While it does have its downsides, it does enhance communication and collaboration between remote workers.","og_url":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/","og_site_name":"FLYDESK","article_published_time":"2020-02-27T04:52:13+00:00","article_modified_time":"2020-07-28T19:28:59+00:00","og_image":[{"width":2000,"height":1000,"url":"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:auto\/h:auto\/q:mauto\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1_iQP3TYKk17dBoWycMbsFKA.jpeg","path":"\/sites\/flydesk.com\/files\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1_iQP3TYKk17dBoWycMbsFKA.jpeg","size":"full","id":3317,"alt":"","pixels":2000000,"type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"FLYDESK","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/#organization","name":"FLYDESK","url":"https:\/\/dev.flydesk.com\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/#logo","inLanguage":"id","url":"","contentUrl":"","caption":"FLYDESK"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/#website","url":"https:\/\/dev.flydesk.com\/","name":"FLYDESK","description":"Fly your work with style","publisher":{"@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dev.flydesk.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:auto\/h:auto\/q:mauto\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/dev.flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1_iQP3TYKk17dBoWycMbsFKA.jpeg","contentUrl":"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:auto\/h:auto\/q:mauto\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/dev.flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1_iQP3TYKk17dBoWycMbsFKA.jpeg","width":2000,"height":1000,"caption":"Is Slack the right collaboration tool for remote work?"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/#webpage","url":"https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/","name":"Is Slack the right collaboration tool for remote work? &mdash; FLYDESK","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/#primaryimage"},"datePublished":"2020-02-27T04:52:13+00:00","dateModified":"2020-07-28T19:28:59+00:00","description":"Is Slack the right choice? While it does have its downsides, it does enhance communication and collaboration between remote workers.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dev.flydesk.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Applications","item":"https:\/\/dev.flydesk.com\/tag\/applications\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Is Slack the right collaboration tool for remote work?"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/#\/schema\/person\/298930a0535efd94b35b8dbd19d47dbd"},"headline":"Is Slack the right collaboration tool for remote work?","datePublished":"2020-02-27T04:52:13+00:00","dateModified":"2020-07-28T19:28:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/#webpage"},"wordCount":1145,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/mlgucbjxeu1m.i.optimole.com\/cb:B7VA.3e989\/w:auto\/h:auto\/q:mauto\/ig:avif\/f:best\/https:\/\/dev.flydesk.com\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/1_iQP3TYKk17dBoWycMbsFKA.jpeg","keywords":["Applications","Apps","Communication","Remote team"],"articleSection":["Apps"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/dev.flydesk.com\/fr\/insights\/is-slack-the-right-collaboration-tool-for-remote-work\/#respond"]}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/#\/schema\/person\/298930a0535efd94b35b8dbd19d47dbd","name":"FLYDESK","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/dev.flydesk.com\/#personlogo","inLanguage":"id","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c58c405d216524d5ddef9079bd77ab037f9583c3cd3769a446c306b0dc1f432?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c58c405d216524d5ddef9079bd77ab037f9583c3cd3769a446c306b0dc1f432?s=96&d=mm&r=g","caption":"FLYDESK"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3313"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3313\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.flydesk.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}